Kalimat inspiratif yang satu ini kita semua pasti pernah membacanya, di jejaring sosial banyak bermunculan banner banner yang memuat t...
Kalimat inspiratif yang satu ini kita semua pasti pernah membacanya, di jejaring sosial banyak bermunculan banner banner yang memuat tulisan itu. Awalnya saya pribadi beranggapan bahwa ini adalah kalimat motivasi yang super sekali maknanya, namun setelah direnungkan merasa ada beberapa kejanggalan.
Do what you love jika kita artikan ke dalam bahasa indonesia brarti menjadi kerjakan apa yang kamu cintai, sampai kesini rasanya masih normal dan wajar. Namun jika diterjemahkan ke dalam bahasa Aceh maka artinya "neu peu but ju peu peu yang galak dron". Disinilah terasa ada kejanggalannya, karena biasanya orang2 Tua di Aceh ketika beliau mengucapkan "neu peu but ju peu peu yang galak dron" itu artinya beliau sedang marah besar dengan tingkah polah kita.
Bahkan dalam quran, Allah Ta'ala juga ada menyebutkan kalimat yang seperti itu, umpamanya اعملوا ماشئتم artinya kerjakanlah apa yang kamu sukai. Dalam kitab Ushul Fiqih syarah waraqat diterangkan bahwa salah satu fungsi dari fi'il Amar adalah bertujuan untuk tahdid (mengancam), sebagaimana dalam contoh ayat tadi. Biarpun dalam ayat disebutkan "kerjakanlah apa yang kamu sukai" bukan berarti ini sebuah anjuran untuk mengerjakan apapun yang kita sukai, malahan ini adalah sebuah teguran besar bagi kita untuk tidak sembarangan dalam mengerjakan sesuatu, ini lantaran sudah ada aturan-aturan syariat yang berfungsi sebagai rambu-rambu agar tidak salah dalam bertindak. Singkat kata ada aturan main yang membatasi, tidak boleh "semau gue" terus.
Walhasil biarpun kalimat do what you love itu terdengar keren, setelah ditimang timang itu malah adalah kalimat yang penuh ancaman. Kita dituntut untuk berhati-hati dalam bertindak, penuh perhitungan dan tidak gegabah, apalagi semaunya terus.
Love what you do, cintai apa yang kamu kerjakan. Ya, mencintai pekerjaan yang sedang kita kerjakan merupakan upaya untuk menumbuhkan semangat dalam bekerja. Ini baru kalimat yang super. Kekuatan cinta sanggup mengubah benci menjadi suka. Sebagaimana dikisahkan dalam Kitab Taisirul Khalaq berkata Khalid Bin Zaid bin Mu’awwiyyah “Makhluk Allah yang paling kubenci adalah keluarga Zubair hingga kunikahi salah satu diantara saudara mereka maka jadilah orang yang paling kucintai mereka”. Begitulah kekuatan cinta. Cintai pekerjaanmu agar semangat dalam bekerja, cintai pasanganmu agar engkau bahagia.
Image Source : http://www.ugmonk.com/2010/10/11/passion/
Image Source : http://www.ugmonk.com/2010/10/11/passion/